DPR: Waktunya Swasembada Alutsista

JAKARTA–Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Fayakhun Andriadi, meminta pemerintah tidak lagi menggunakan fasilitas kredit ekspor untuk mengimpor berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

“Kalau PT Pindad sudah mampu mendesain, merekayasa dan memproduksi senjata laras pendek maupun laras panjang, bukankah sesungguhnya kita sudah swasembada pistol dan bedil,” kata dia di Jakarta, Jumat (30/10). “Sebab berarti kita sesungguhnya mampu memproduksi sebanyak-banyaknya, dan tak perlu ada keluhan terkendala biaya,” ujarnya.

Menurut Fayakhun, yang aneh sekarang, mengapa proses pembelian senjata selama ini oleh pihak Departemen Pertahanan (Dephan), selalu menggunakan fasilitas kredit ekspor (KE) dari negara lain. “Ini aneh, dan harus dihentikan,” tegas dia.

Ia menambahkan, PT Pindad juga ternyata kini sudah mampu memproduksi granat, mortir ukuran lima dan delapan, serta meriam kaliber menengah. “Ini yang perlu diekspos dan didukung ‘political will’,” katanya.

Di masa mendatang, menurut dia, sudah waktunya rekayasa dan produksi roket beserta seluruh peralatan yang melekat di tubuh prajurit ditingkatkan.

“Kita jangan lagi tergantung pada luar negeri untuk seluruh peralatan yang melekat pada prajurit itu seperti baju, sepatu, helm, maupun rompi anti peluru,” kata Fayakhun Andriadi.

PT Pindad selama ini telah mampu memproduksi sejumlah alutsista TNI seperti kendaraan tempur panser serta sejumlah senjata api dan senapan. ant/itz

Sumber: http://www.republika.co.id, Jumat, 30 Oktober 2009 pukul 15:46:00

Random Posts

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>