Fayakhun: Nasib TKI Harus Tetap Diperjuangkan

Fayakhun ngisi Seminar_700
Jakarta,  Fayakhun.com.- Banyaknya persoalan Buruh Migran Indonesia (BMI) ternyata bukan hanya merupakan domain komisi IX DPR yang mempunyai ruang lingkup  dalam Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan mitranya Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan BNP2TKI, tapi juga menjadi domain Komisi I DPR dengan mitra kerjanya Kementerian Luar Negeri.

“Memang banyak yang tidak mengetahui bahwa komisi I DPR RI juga berjuang untuk menyelesaikan berbagai persoalan terkait TKI,” ungkap anggota Komisi I DPR RI Ir. Fayakhun Andriadi, M.Kom, Selasa (30/4) siang di Jakarta

Diceritakan, saat Kejadian tahun 2011 yang melibatkan seorang TKI dengan diharuskan membayar uang Diyat, Komisi I juga berupaya menyelamatkan TKI tersebut dari hukuman mati. “Saat itu saya berjuang keras agar TKI tersebut diselamatkan dengan membayar uang diyat menggunakan uang negara, dan hasilnya positif,” terang Fayakhun.

Diceritakannya Pada saat itu Menteri Luar Negeri (Menlu) dipanggil ke Komisi I agar mau menggunakan uang negara untuk membayar Diyat, “kita paksa pakai uang negara untuk menyelamatkan dulu, baru nanti diganti ke kas negara pakai uang asuransi TKI yang dikumpulkan BNP2TKI,” terang pria kelahiran Semarang, 24 Agustus 1972 ini.

Menurut wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, upaya tersebut akhirnya berhasil dan Menlu mau menalangi menggunakan uang negara dan akhirnya TKI tersebut terhindar dari hukuman mati.

Diluar upaya membela kepentingan TKI yang akan dihukum mati, Fayakhun juga berupaya memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak TKI yang berada di Malaysia

“Anak-anak TKI illegal yang ada di perkebunan Malaysia, sempat putus sekolah karena Pemerintah Malaysia menerapkan uang SPP mahal untuk non negara Malaysia. Saya berhasil melakukan pendekatan ke KBRI Malaysia agar mengirim tenaga-tenaga guru untuk mendidik anak-anak TKI yang di perkebunan Malaysia,” terang Polikus muda dari Partai Golkar ini.

Upaya tersebut sekarang berlanjut, dan Pemerintah sudah memberikan perhatian pendidikan kepada anak-anak TKI, Sekarang sudah berjalan dan terus ditingkatkan,” teragnya.

Diakuinya, memang saat ini masih banyak yang harus di benahi, keberadan KBRI dan KJRI dibeberapa negara yang menjadi tujuan utama TKI masih dikeluhkan oleh banyak TKI, “Informasi sekecil apapun dari TKI terkait kinerja KBRI dan KJRI akan sangat berguna bagi kami di komisi I karena terkait dengan mitra kami Kementerian Luar Negeri,” pungkas Bendahara Umum Ormas MKGR (sn01)

Sumber: http://www.sumbawanews.com/berita/fayakhun-nasib-tki-harus-tetap-diperjuangkan

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>