Fayakhun: Menakertrans dan BNP2TKI Jangan Alihkan Isue Persoalan TKI

TKI Kaltim Today Photo

Jakarta, Suara.Asia.- Sikap Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat yang  mensinyalir ada pihak yang memprovokasi terjadinya kericuhan program pemutihan izin kerja TKI yang terjadi di Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Arab Saudi Minggu (9/6), terkesan untuk mengalihkan kesalahan atas abainya pemerintah memberi perhatian serius terhadap keamanan dan kenyamanan TKI dan TKW yang bekerja di luar negeri.

Demikian pandangan anggota komisi I DPR RI Ir. Fayakhun Andriadi, M.Kom menanggapi sikap reaktif kedua pejabat yang bersentuhan langsung terkait penanganan TKI, Rabu (12/6) pagi.

Menurut Fayakhun, seharusnya pihak Kemenakertrans dan BNP2TKI melakukan koreksi total terhadap semua kebijakan yang selama ini dilakukannya. “Kita tidak bisa menutup mata dengan makin banyaknya keluhan dan permasalahan yang dihadapi oleh para buruh migran selama ini, justru mereka merasa terzalimi dengan kebijakan yang ada saat ini,” jelas politisi muda Partai Golkar ini.

Terkait dengan dilemparkanya tanggung jawab bahwa persoalannya kerusuhan di Jeddah karena ketidaksiapan KJRI Jeddah, Fayakhun menilai Kementerian Luar Negeri sudah berbuat maksimal. “Mereka sudah berbuat maksimal tapi lonjakan permintaan TKI yang melakukan pemutihan sungguh luar biasa yang membuat mereka kewalahan,” ungkap Fayakhun.

Antisipasi akan adanya lonjakan kedatangan TKI juga sudah dilakukan dengan mendatangkan tenaga-tenaga eksternal, “mereka sudah memperkerjakan tenaga-tenaga dari KBR Riyad dan juga masyarakat Indonesia yang ada di Arab Saudi,” jelas Fayakhun.

Disesalkannya, isue ketidakadaan Konjen Jeddah justru lebih dihembuskan dibandingkan dengan upaya memperbaiki problem yang ada selama ini ditubuh Kemeenakertrans dan BNP2TKI. “Ada tidaknya konjen dalam hal ini, bukan issue yang seharusnya diangkat karena mereka (Kemenlu, red) bekerja berdasarkan SOP,” terang anggota DPR RI Dapil Jakarta Pusat, Selatan dan Luar Negeri ini.

Fayakhun juga menyampaikan pengelolaan TKI yang dilakukan oleh Kemenakertrans dan BNP2TKI masih banyak kekurangan, “yang mungutin uang-uang perijinan kan mereka (Kemenakertrans dan BNP2TKI, red), Kemlu ketiban jadi rumah saja di luar negeri. Ini harus dibenahi.” pungkasnya. (sa01)

Sumber: http://suara.asia/fayakhun-menakertrans-dan-bnp2tki-jangan-alihkan-isue-persoalan-tki/

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>